I Don't Care..!!

Salah satu fenomena yang ada di dalam dunia yang semakin maju ini yaitu, manusia tidak lagi membutuhkan sosok Tuhan sebagai referensi hidup. Tuhan hanyalah dianggap sebagai bagian dari percakapan orang zaman dahulu kala (sesuatu yang udah gak relevan lagi di jaman sekarang), tak heran hal tersebut sering dinamai dengan sekularisme.

Dietrich Bonhoeffer di dalam teorinya World Come To Age menekankan bahwa hal tersebut bukanlah sesuatu yang harus diratapi, melainkan ini adalah kesempatan untuk gereja dapat berteologi di dalam konteks tersebut. Bonhoeffer memandang sekularisme sebagai kesempatan untuk gereja dapat berkontribusi dan bersuara (dalam hal ini, gereja merupakan segenap orang Kristen yang mengaku murid Kristus).

Namun nampaknya, kebanyakan orang Kristen bukan berupaya untuk memberi kontribusi dan pengaruh di dalam dunia yang semakin sekuler ini, melainkan malah menunjukkan sikap yang sebaliknya. Rasanya sedikit sekali gereja atau orang Kristen yang peduli terhadap keadaan dunia (secara khusus minimnya kepedulian terhadap jiwa-jiwa yang terhilang).

Menurut Kevin Vanhoozer (Dosen di Trinity Evangelical Divinity School), "dosa"nya orang zaman Modern (akhir abad ke-19 sampai akhir abad ke-20) adalah terlalu mengagungkan logika, di mana ilmu pengetahuan dan industri berkembang begitu pesat karena rasio dianggap sebagai segala-galanya pada masa itu, sedangkan "dosa"nya orang zaman Postmodern (akhir abad ke-20 sampai sekarang) adalah SLOTH! Sloth yang ia maksud di sini bukan hanya malas, melainkan DON'T CARE!

Fakta bahwa orang Kristen sudah tidak lagi atau jarang mendoakan jiwa-jiwa yang terhilang, jangan-jangan karena "I don't care!"

Fakta bahwa hilangnya rasa khawatir tentang keselamatan jiwa anggota keluarga yang belum menerima Yesus sebagai Juru Selamat, teman-teman kantor, teman-teman sekolah, jangan-jangan karena "I don't care!"

Fakta bahwa sudah bertahun-tahun jadi orang Kristen yang bergereja, namun belum juga memiliki anak rohani (memuridkan orang lain), jangan-jangan karena "I don't care!"

Tanpa sadar, perlahan namun pasti, "I don't care!" memiliki efek "menarik diri perlahan".
Secara perlahan, kita akan menjadi orang Kristen yang menarik diri dari lingkungan di tengah Amanat Agung yang Tuhan berikan.


God Bless..








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Leap Of Faith (Lompatan Iman)

Apakah Terampil Dalam Berteologi Akan Menjadikan Diri Sebagai "Farisi"?